Sunday, March 4, 2012

Kekasih yang Cuek...

Aku... Aku benci kamu... Aku benci sekali kepada kamu... Tapi... Tapi di lain sisi aku masih sangat mencintaimu. Sayangnya kau tak pernah tahu bagaimana perasaanku pada kamu. Entahlah, aku memang sangat membingungkan, aneh, aneh dan sangat aneh. Pantas saja kau selalu meremehkan aku.

Kau selalu dengan sesuka hatimu. Datang dan pergi seenak jidatmu. JIka kau butuh aku maka kau akan bermanis-manis kepada aku. Jika tidak maka kau akan pergi entah kemana dan bahkan tanpa kabar. Kau tidak tahu yah? Hatiku sakit sekali bodoh!!! Aku curiga kalau kamu ini sudah terkena gangguan jiwa. Dan Aaaarrrggghhh!!! Rasanya sakit sekali tauuu!!!  Mengertilah perasaanku ini.

"Dinda... Jangan manja-manja dong. Jangan cengeng... Pikiranku ini udah mumet. Apa kamu mau menambahkan kemumetanku lagi???" Omelmu padaku seolah-olah aku adalah sumber masalah dan masalah.

Siapa yang manja? Apa kau pernah tahu kalau aku selalu bersembunyi-sembunyi jika menangis karena sakit hati akibat ulahmu? Kau mana tau!!! Dan tak akan pernah mau tau.  Kau pikir aku ini apa? Bonekamu? Kau selalu sibuk dengan tugas kuliahmu dan kau juga terlalu sibuk dengan obsesimu yang ingin menjadi model itu. Huft...

Sayang... Jangan mengacuhkan aku terus. Apa kau pernah tahu bahwa aku pernah menunggu di bawah hujan yang lebat di samping kampus. Itu khan yang membuat janji kamu, lalu kenapa kamu melupakan aku? Bahkan berhari-hari kemudian kamu tidak mau tau bahwa kamu telah ingkar janji.

"Sayang... Aku ga tahan lagi... Kita putus aja..." Kataku pelan kepadamu yang lagi sibuk mengerjakan tugas kampus.

"Oh ya? Kenapa?" Tanyamu tanpa ekspresi bahkan tetap tak mengalihkan perhatian pada buku-bukumu.

"Ini bukan cinta... Ini sampah!!!" Kataku penuh emosi sambil menangis.

"Oh... Yaudah... Gapapa kok... Putus khan? Yaudah...." Jawabmu.

Hancur hatiku melihat tanggapanmu.yang begitu cuek dan aku ingin menjerit saja saat kutahu aku sama sekali tidak punya kekuatan untuk membalasmu. Bagaimana ini? Aku... Aku kalahkah? Pecundang...!!!

Aku segera berlalu dari dalam kamar kostmu. Namun aku melihat seseorang sedang mencari-carimu. Ah, rasakan pembalasanku, sayang...

"Cari siapa, Mas?" Tanyaku.

"Evan... Eh, lihat mba?" 

"Engga..." Jawabku berbohong.

"Dia harus melakukan pemotretan hari ini. Dia menang dalam audisi menjadi bintang iklan produk kami. Handphone-nya tidak bisa dihubungi. Apa mba tau?" Jelasnya.

"Oh... Dia lagi pergi ke dokter kulit.... Kulitnya panu-an banyak..." Jawabku usil.

"Apa??? Wah, bahaya dong kalo dia jadi bintang iklan kami..."

"Hehehe... Mungkin juga..."

Sayang... Maafkan aku... Kesalahanmu sendiri telah membuat aku sakit hati terlalu dalam. Maaf sayang... Aku sendiri bahkan yang telah mematahkan cita-citamu. Kau tahu karena apa? Aku sakit hati sayang... Maaf yah... Aku kasihan padamu... :D



2 comments:

  1. hadeh .... galau lagi -___-

    mana cerita yang hepi2-nyaaa...???


    :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siapa yang galau... Tapi katanya kata 'galau' itu untuk orang yang lagi putus tali kolornya.... Wakakkakakakakka....

      Eh ini cerita tentang panu... :P

      Delete

Silahkan Komentarnya ^_^